Bhayangkara FC Berencana Hadirkan Ezechiel Ndouassel

Sebelum ini, sempat tersiar kabar kalau Ndouassel akan gabung dengan klub Arema FC. Karena, klub Arema pada saat ini ditangani oleh eks pelatih Noduassel di klub Persib, Mario Gomez. Namun, pada kenyataan sebenarnya sang striker justru bergabung di klub Bhayangkara. Klub Persija Jakarta kini menjalani pelatihan dalam mempersiapkan diri menuju kompetisi Liga 1 2020. Pada saat ini latihan Tim Macan Kemayoran diadakan di tempat gym yang berlangsung pada Senin 20 Januari 2020.

Klub Bhayangkara FC menambah jumlah pemain asingnya untuk keikutsertaannya dalam kompetisi Liga 1 2020 dengan menggaet Ezechiel Ndouassel. Dengan menggaet Ndouassel tersebut mereka utarakan langsung lewat akun Instagram resminya. Ezechiel Ndouassel sebetulnya mempunyai kontrak dengan klub Persib sampai dengan 31 Desember tahun 2020. Namun selepas ajang Liga 1 2019, penyerang dengan kewarganegaraan Chad itu mengundurkan diri dari klub Persib, dan saat ini menjadi bagian dari tim skuad The Guardian julukan Bhayangkara.

“The KING is here, King Ezechiel N’douassel. Welcome,” tulis akun Instagram Bhayangkara, pada rabu kemaren.

Noduassel memang telah memahami iklim sepakbola di Indonesia. Karena, ia telah membela klub Persib sejak tahun 2017 dan semenjak saat itu menjadi andalan bagi Maung Bandung untuk menjebol gawang lawan. Selama hampir sekitar dua setengah tahun membela klub Persib, Ndouassel telah tampil di dalam 69 laga. Dari jumlah itu, pemain penyerang yang kini berumur 31 tahun itu sukses mencetak 40 gol serta 20 assists. Angka tersebut tentu saja bisa dikatakan produktif dan juga membuat Ndouassel disukai oleh fans Persib.

Asisten pelatih Persija yaitu Stefano Impagaliazzo mengungkapkan bahwa fokus dari latihan tersebut ialah melakukan pencegahan terhadap cedera. Ia memberlakukan program injury prevention yang akan diberikan hingga akhir musim. Selain latihan dalam bentuk fisik, masalah dalam pencegahan cedera memang menjadi prioritas utama bagi klub Persija untuk musim tahun ini untuk menyongsong kompetisi yang membanjir. Dikarenakan hal itu, Impagaliazzo memberi fokus besar untuk masalah ini supaya pemain bisa bebas dari masalah cedera.

“Kebetulan tadi pagi hujan dan akhirnya kami memilih latihan di sini (tempat gym) dan kami fokus pencegahan cedera, otot, serta lain sebagainya,” tukas Impagliazzo, mengutip dari laman Persija,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *